Arsip untuk September, 2008
Thursday, 18 September 2008 - 10:56 pm
Distro (distribusi) debian dan turunannya (termasuk ubuntu) sangat terkenal akan sistem manajemen paketnya, orang lebih mengenalnya dengan apt-get. Dengan menggunakan apt-get pada mode teks atau synaptic pada mode grafis, aplikasi dapat dengan mudah diinstall. Tetapi jika menggunakan cara tersebut paling tidak harus tersambung ke repositori di jaringan, atau menyimpan repositori di harddisk dengan ukuran yang besar (± 20 GB).
Bagaimana jika ingin menginstall aplikasi tetapi tidak ada dan tidak tersambung ke repositori ?? Untuk menginstall sebuah aplikasi tidak hanya satu berkas yang harus diunduh karena setiap aplikasi mempunyai dependensi yang berbeda-beda. Lalu bagaimana jika ingin mengunduh berkas aplikasi yang akan diinstall beserta dependensinya ?? Untuk kondisi seperti ini Anda dapat menggunakan apt-web, aplikasi web yang dibuat oleh fajran ini memungkinkan kita untuk mengunduh berkas aplikasi yang ingin kita install beserta seluruh dependensinya.

Pada antarmuka apt-web terdapat 3 form. Form pertama adalah form untuk memilih distribusi (distro) dan versinya yang anda pakai. Form kedua adalah form untuk memilih repositori, jika anda berada di UGM silahkan pilih Repo UGM. Untuk memulai pencarian berkas paket dan dependensinya langsung masukan nama aplikasi yang ingin anda install. Sebagai contoh adalah aplikasi K3B yang akan diinstall di ubuntu 8.04. Maka hasilnya akan seperti ini :

Semua paket yang berhubungan dengan K3B akan muncul di bagian URL’s. Unduh semua paket tersebut dan letakkan di sebuah folder. Untuk menginstall K3B di komputer anda, salin folder yang berisi paket-paket K3B tersebut. Kemudian melalui terminal ketikkan :
sudo dpkg -i lokasi/folder/*.deb
Dengan perintah tersebut maka paket-paket tersebut akan diinstall di komputer anda. Selamat menggunakan.
Popularity: 42% [?]
Friday, 12 September 2008 - 6:05 pm
Bosan dengan rutinitas pekerjaan, sedikit hiburan kita bisa mendengarkan radio melalui internet dengan fasilitas radio streaming seperti Jogjastreamer (gambar 2). Cukup mudah jika mendengarkan radio streaming menggunakan sistem operasi Windows, lalu bagaimana dengan Linux Ubuntu ? Berikut penulis menuliskan tips dan trik hanya dengan beberapa langkah dibawah ini :
- Download paket win32codec dan ekstrak kedalam folder /usr/lib/win32 yang terlebih dahulu kita buat
$ wget ftp://ftp.mplayerhq.hu/MPlayer/releases/codecs/essential-20071007.tar.bz2
$ sudo mkdir -p /usr/lib/win32
$ tar xvjf all-20071007.tar.bz2
$ cp all-20071007/* /usr/lib/win32/ Read Full Entry
Popularity: 41% [?]
Thursday, 4 September 2008 - 9:54 am
Migrasi dan KRS Online
Kegiatan KRS online di FIB UGM adalah salah satu dari sekian banyak aktivitas pendampingan UGOS dalam proses migrasi. Proses pendampingan ini menjadi sangat penting di FIB karena tantangan implementasi Open Source di sini menguji berbagai aspek.
Pertama, secara manajerial UGOS diuji untuk mengatur pengelolaan jadwal migrasi yang tengah berlangsung sambil menjalankan sistemnya. Dalam kasus ini UGOS dipaksa untuk mengawal proses migrasi sambil mendampingi kegiatan KRS Online. Sebagaimana yang diketahui, kegiatan ini menjadi awal entri data yang penting dalam tatanan basis data Sistem Informasi Akademik (SIA) di UGM. Banyak pihak terlibat dari hulu ke hilir, karenanya, sangatlah penting menjadikan momen ini “error free”. Di FIB, saat yang sama, tim UGOS menjadi harus memecah konsentrasi, di samping mengelola perbaikan billing warnet (yang dimigrasi secara fisik ke tempat lain), memantau traffic dari komputer-komputer entri yang sudah dimigrasikan, juga melakukan proses pendampingan.

Kegiatan KRS Online di laboratorium komputer Fakultas Ilmu Budaya
Kedua, secara teknis hasil kerja UGOS (komputer-komputer yang dimigrasikan) diuji langsung ke aplikasi yang sudah terpasang. Komputer termigrasi (labkom, SAU, warnet) pada hari-hari KRS Online ini terbukti dapat menjalankan sistemnya sebagai komputer entri SIA. Komputer-komputer ini sempat “tidak berdaya” karena virus ARP spoofing sempat mengacaukan komunikasi komputer entri dengan server DAA yang mengelola SIA. Hal ini terjadi karena DAA mematikan jalur SSL server. Menurut mereka loading yang sangat besar di server DAA terjadi pada hari itu. Padahal, selama virus ARP berlangsung, komputer-komputer termigrasi tidak dapat berkomunikasi dengan server tanpa jalur SSL. Untunglah masalah ini diatasi pada sore harinya sehingga kegiatan entri dapat berlangsung kembali.
Virus ARP berasal dari sistem operasi Windows. Virus ini bekerja pada layer jaringan dengan memanfaatkan kelemahan AR. Sebagai akibatnya, seluruh sistem operasi terkena dampak dari virus ini. Informasi detil dapatdilihat pada postingan mengenai virus ARP
Proses Pendampingan
Sungguh mengejutkan dan di luar dugaan, para pengguna komputer termigrasi ternyata tidak mengeluhkan perubahan operating system yang mereka gunakan. Tidak sedikit yang tidak menyadari bahwa interface yang mereka hadapi adalah tampilan sebuah sistem Open Source. Secara umum tidak ada permasalahan. Hanya sedikit sekali mahasiswa yang kesulitan mengisi KRS, itu pun karena masih ada yang belum terbiasa dengan komputer. Hal ini cukup melegakan kami, karena migrasi open source ternyata tidak menjadi hambatan bagi kegiatan akademik di Fakultas Ilmu Budaya.
Sebagian kegiatan akademik di FIB telah menggunakan akademika. Hanya aplikasi di sisi dosen, jurusan D3, dan INCULS saja yang belum terintegrasi dengan sistem ini. Aplikasinya yang berbasis web, sejauh ini tidak menjadi hambatan dalam pelaksaan migrasi ke Open Source. SIA sendiri saat ini merupakan salah satu model penggunaan SSO yang juga telah dirintis PPTIK dan diberlakukan di berbagai lapis arsitektur IT UGM. Di waktu yang akan datang SIA akan terintegrasi lengkap dengan webmail UGM.
Popularity: 23% [?]
Wednesday, 3 September 2008 - 10:21 am
Fakultas Ilmu Budaya UGM telah melakukan proses migrasi sejak Maret 2008. Tercatat yang telah dimigrasikan meliputi warnet, laboratorium komputer, laboratorium SAU (Self Access Unit), komputer publik, server, dan beberapa laptop dosen dan mahasiswa.
Masih dalam perjalanan migrasi di fakultas yang sama, kami survey dan mampir sejenak ke Pusat Pelatihan Bahasa (PPB) UGM. Kabarnya unit yang satu ini akan mengganti koneksi internetnya menggunakan FO (Fiber Optic). PPB berkeinginan untuk melakukan migrasi server gateway sebagai langkah awalnya. Baru kemudian melakukan migrasi klien satu per satu. Jumlah total komputer di unit ini sekitar 30-an.
Pada survey kali ini, kami membatasi hanya pada server saja. Hasilnya, kami mendapatkan beberapa informasi teknis dan kebutuhan aplikasi di PPB. Secara khusus, PPB menggunakan aplikasi berbasis web untuk keperluan publikasi dan informasi pelatihan. Kami beruntung karena aplikasi ini terletak pada server yang berbeda, sehingga memudahkan kamiuntuk melakukan migrasi lanjutan.
Server yang rencananya akan dimigrasikan menggunakan Windows Server 2003 dan menggunakan aplikasi tambahan seperti monitoring klien (look@LAN) dan WinGate (sebagai firewall). Sementara ini kami rencanakan saat Linux diinstalasin, kedua aplikasi akan digantikan oleh Nagios. Sebagai pertimbangan kami juga sedang mencari solusi alternatif lain.
Klien, mayoritas hanya digunakan untuk kepentingan administratif, akan dimigrasikan secara sederhana karena aplikasi yang digunakan hanya seputar office dan multimedia.
Popularity: 16% [?]