Arsip untuk October, 2008


Monday, 20 October 2008 - 10:14 am

Fitur Baru Openoffice.org 3.0 Versi Stable

OpenOffice.org 3.0 versi stable sudah dirilis. Silahkan mendownloadnya di repo.ugm.ac.id

Beberapa fitur yang terbarunya, yaitu;

1. Support  MacOs X dan Vista

OpenOffice.org 3.0 dapat di install pada sistem operasi MacOs X tanpa menjalankan virtualisasi. Begitu juga dengan Windows Vista, OpenOffice.org 3.0 berjalan secara native.

2. Support  ODF 1.2

ODF 1.2 adalah versi baru dari standar ISO Format Open Dokumen. ODF telah digunakan di berbagai negara dan sudah diimplementasikan oleh vendor pada beberapa aplikasi yang berbeda

3. Import Dokumen Microsoft 2007

OpenOffice 3.0  sudah dapat mengimport dan membaca file dengan ekstensi docx, xlsx, pptx, dan sebagainya.

4. Solver pada OpenOffice.org 3.0 Calc

OpenOffice.org sekarang juga memiliki solver komponen yang memungkinkan memecahkan masalah optimasi yang optimal dimana nilai tertentu spreadsheet cell harus dihitung berdasarkan kendala lain yang disediakan dalam cell. Komponen solver sangat menarik khususnya untuk mempertimbangkan bahwa pengguna Mac Microsoft Office 2008 untuk Mac OS X tampaknya tidak menyertakan fitur solver lagi.

5. Penambahan fitur pada Chart di Calc

Banyak pengguna OpenOffice.org meminta fitur dukungan untuk menampilkan kesalahan kustom bar dan persamaan regresi. sekarang mungkin untuk menarik bar berdasarkan kesalahan kesalahan yang disediakan di kisaran spreadsheet cell. Selain itu, ada kemungkinan untuk menampilkan persamaan regresi serta koefisien korelasi.

6. Fitur cropping gambar pada Draw dan Impress

Dulu; Cropping gambar di OpenOffice.org tidak sangat intuitif. Dengan OpenOffice.org 3.0, cropping gambar sat ini bekerja sama persis seperti di sebagian besar aplikasi desktop lain, yaitu dengan dragging titik point yang terletak di pinggiran dan sudut gambar. Fitur baru ini meningkatkan kegunaan dan produktivitas secara signifikan.

7. ‘Gotong Royong’ mengolah data Spreadsheet dengan Calc

Fitur baru ini di OpenOffice.org 3,0 pada spreadsheet memungkinkan bekerjasama dengan beberapa pengguna. Dengan berbagi spreadsheet; pengguna lain mereka dapat dengan mudah menambahkan data ke spreadsheet. Spreadsheet pemilik kemudian dapat dengan mudah mengintegrasikan data baru dengan beberapa klik. Kolaborasi fitur baru yang juga membantu mengedit menghindari konflik.

8. Tampilan multiple page

Bila Anda menulis dokumen,kadang diperlukan untuk melihat halaman sebelum berikutnya. Dengan fitur baru zoom slider, sekarang mungkin mudah untuk mengubah memperbesar. Lebih penting lagi, OpenOffice.org Writer sekarang dapat menampilkan beberapa halaman pada saat yang bersamaan. Ini adalah fitur berguna terutama pada monitor berukuran besar atau dual-monitor setup.

9. Peningkatan fitur Notes pada Writer

Dahulu; Notes di OpenOffice.org yang ditampilkan hanya kotak kecil kuning dalam teks. Hal ini sangat tidak intuitif dan tidak ramah pengguna. Dengan versi 3.0, OpenOffice.org mendapat catatan fitur canggih yang menampilkan catatan disamping pada dokumen. Hal ini membuat catatan jauh lebih mudah dibaca. Selain itu, dari catatan pengguna yang berbeda akan ditampilkan dalam warna berbeda bersama dengan mengedit tanggal dan waktu

10. Start Center

Bila Anda membuka aplikasi, anda sudah disambut oleh “Start Center” yang memungkinkan Anda untuk memilih modul yang ingin Anda gunakan, atau jika anda memilih untuk membuka dokumen. Informasi lebih lanjut tersedia melalui tiga ikon pada sebelah kanan layar

11. Native table pada Impress

Tidak seperti dulu, tabel dianggap sebagai object dari Calc. Dengan OpenOffice 3.0, Table dapat digunakan secara ke dalam presentasi dan dapat diedit langsung dengan impress

12. Tampilan Icon yang Baru

Dengan tampilan icon set yang baru, OpenOffice.org 3.0 lebih menarik untuk digunakan

artikel ini diterjemahkan dari OpenOffice.org, beberapa feature rinci lainnya dapat anda lihat di OpenOffice.org

Popularity: 14% [?]


Tuesday, 14 October 2008 - 1:53 pm

Efek Takut Menggunakan..

Ketika ada isu sweeping penggunaan Windows bajakan, di warnet, bandara, laptop, perusahaan, institusi pendidikan, muncul efek takut, orang pun beramai-ramai pindah menggunakan Linux, atau setidaknya dual boot, biar ‘kelihatan’ menggunakan Linux. Pokoknya bagaimana caranya agar komputer/laptop tidak disita dan tidak kena denda.

Ketika suatu perusahaan, unit kerja, atau fakultas ditawarkan program migrasi menggunakan Linux, menggunakan produk yang legal, timbul efek takut diantara para karyawan, terutama yang sudah terbiasa menggunakan atau bahkan ada beberapa yang memang dari pertama tidak bisa menggunakan komputer. Takut tidak bisa, takut harus belajar lagi, atau bahkan takut ketahuan ‘jebule’ gak bisa menggunakan sistem operasi yang baru, malu.

Ketakutan memang menciptakan efek tak terduga (unexpected), apalagi jika takutnya ‘berjamaah’, tentu akan bervariasi responnya. Sebagai contoh, ketika UGOS akan melakukan migrasi pada suatu unit kerja, terlihat ekpresi pengguna yang kaget namun pasrah. Mau tidak mau komputernya harus dimigrasi, karena menyebarkan virus. Atau ada pengguna yang takut bertanya, sehingga ketika komputernya yang telah dimigrasi terasa susah, atau error dikit, langsung dikembalikan menjadi Windows, dan viruspun kembali merajalela.

Ada juga ketakutan yang lucu, karena komputernya diinstall Linux, akhirnya pengguna lebih menggunakan Laptop pribadi, sedangkan komputer kantor dibiarkan Linux apa adanya.

Sebenarnya ada beberapa ketakutan yang wajar saja terjadi ketika migrasi system operasi, dari Windows ke Linux. Terutama yang menyangkut masalah pekerjaan, takut pekerjaan menjadi terhambat karena harus menyesuaikan lagi. Ada juga ketakutan yang muncul takut data tidak terbaca, atau formatting menjadi kacau. Atau takut tidak bisa memahami Linux, takut tidak ada yang mendukung, dan takut bertanya, takut ngerepotin, dan sebagainya.

Tentu saja semua orang memiliki rasa takut, kadang kita juga merasa takut karena melihat orang lain takut. Tidak seharusnyalah ketakutan tersebut mengalahkan akal sehat kita menjadi pikiran-pikiran yang negatif, namun perasaan takut tersebut bisa digunakan menjadi pemicu agar rasa ingin tahu, berani mencoba dapat muncul dalam diri kita.

UGOS juga telah memberikan fasilitas yang dapat mendukung proses migrasi. Dari panduan, layanan support, pelatihan, dan pendampingan intensif kepada para pengguna. Harapannya dengan fasilitas dan dukungan yang diberikan UGOS, dapat menghilangkan rasa takut para pengguna yang dimigrasi ke Linux.

Dengan adanya dukungan tersebut, pengguna sebenarnya tidak perlu lagi merasa takut menggunakan Linux, setidaknya dengan adanya UGOS tidak ada lagi alasan untuk malu bertanya dan takut mencoba. Pengguna dapat memanfaatkan layanan-layanan yang diberikan UGOS agar lebih lancar menggunakan Linux dan tidak mengganggu produktivitas kerja.

* gambar dari pro.corbis.com

Popularity: 16% [?]