Arsip untuk April, 2009


Tuesday, 28 April 2009 - 9:21 am

Upgrade Ubuntu 8.10 (Intrepid Ibex) ke Ubuntu 9.04 (Jaunty Jackalope)

Tulisan ini memebrikan informasi bagaimana mengupgrade Linux Ubuntu 8.10 (intrepid ibex) ke versi terbaru 9.04 (Jaunty Jackalope) yang di rilis pada tanggal 23 April lalu. Bagi anda yang masih menggunakan versi 8.10 silakan lihat terlebih dahulu fitur-fitur baru yang ditawarkan versi kelinci terbaru ini sebelum anda memutuskan untuk mengupgrade system anda. Hal penting sebelum anda melakukan upgrade:

  • Backup data anda terlebih dahulu, walaupun upgrade ini sudah terbukti berhasil, ada baiknya melakukan backup data terlebih dahulu untuk mengantisipasi hal yang tidak di inginkan.
  • Tutorial Upgrade ini di peruntukkan untuk ubuntu 8.10 (Intrepid ibex) ke Ubuntu 9.04 (Jaunty Jackalope)
  • Pastikan anda memiliki space cukup untuk proses installasi, biasanya membutuhkan

Berikut ini langkah langkah-langkah upgrade (diterjemahkan dari ubuntugeeks.com) 1. Jalankan run application dengan menekan ” Ctrl + F2 ” dan silakan diketikkan ” update-manager -d ” (tanpa tanda kutip).

 

screenshot-run-application

Update manager akan mengecek ke repositori untuk update terbaru dari system anda, disarankan anda sudah menggunkaan miror lokal (misal repo.ugm, kambing atau yang lain). notifikasi adanya upgrade akan diberitahukan pada jendela update manager.

screenshot-update-manager1

Silakan pilih button “upgrade” untuk menjalankan proses upgrade, akan muncul Release Note dari rilis terbaru Jaunty Jackalope

relesase-note

Jika anda sudah menyetujui dan sepakat, silakan lanjutkan dengan menekan button “upgrade” Langkah berikutnya, proses download tool untuk proses upgrade (tool upgrade)

download-upgrade-tool

persiapan untuk proses upgrade

third-party-disable

Jika anda menggunakan  third party sources di /etc/apt/sources.list anda, saat proses upgrade ini akan didisable, klik close

Akan ada peringatan untuk penggantian source list kode dari mior yang anda gunakan,  pemberitahuan inimenyatakan apakah anda akan mengubah source list dari “intrepid”  ke “jaunty” atau tidak, proses ini tidak mengubah alamat miror yang anda pilih namun hanya mengubah nama rilis saja, jadi bagi anda yang di lingkungan UGM disarankan sudah menggunakan source repo.

Berikutnya proses download dan persiapan upgrade

upgrade-2

Proses download paket memakan waktu sekitar 10 – 15 menit (lokal ugm), jika anda menggunakan repositori lain waktu tunggunya mungkin akan berbeda. Setelah proses ini akan ada pemberitahuan untuk memulai upgrade.

start-upgrade

Pilih pada button “Start Upgrade” untuk memulai proses.

upgrade-5

Proses intallasi paket upgrade, secara detil dapat dilihat di terminal

 

 

upgrade-9

 

Jika ada permasalahan yang menyangkut peruabahan konfigurasi, crash report dan sistem setting akan ada pemberitahuan, misalkan pengaturan export nfs, samba, setingan GRUB dll. silakan sesuaikan dengan aplikasi yang anda butuhkan.

Setelah proses installasi selesai,  proses ini akan membersihkan sisa-sisa proses installasi, selain membersihkan file-file yang digunkaan untuk upgrade, proses ini juga membersihkan paket-paket yang sudah tidak terpakai.

 

upgrade-8

Membersihkan paket-paket yang tidak terpakai.

upgrade-11

 

Setelah proses pembersihan paket selesai, ada pemberitahuan untuk merestart mesin anda.

 

 

upgrade-finish

Proses Installasi selesai.

Anda dapat mengecek hasil upgrade anda dengan mengetikkan pada terminal/konsol

sudo lsb_release -a

hasilnya adalah sebagai berikut:

Sumber :

http://ubuntugeek.com

 

Popularity: 46% [?]


Friday, 24 April 2009 - 11:24 am

Fitur baru Ubuntu 9.04 (code name Jaunty Jackalope)

Tim pengembang sistem operasi Open Source Ubuntu, telah mengumumkan rilis terbaru dari sistem operasi berbasis Linux pada tanggal 23 April 2009. Ubuntu 9.04 dengan code name Jaunty Jackalope ini akan membawa fitur baru dengan tidak meninggalkan keunggulan di rilis sebelumnya(intrepid ibex), yang memiliki dukungan koneksi internet via jaringan telekomunikasi.
Pengguna Ubuntu versi sebelumnya silakan melihat-lihat terlebih dahulu fitur baru yang ditawarkan kelinci The Jackalope ini.

Gnome 2.26

Desktop Enviroment yang disukai user karena sederhana dalam pengoperasiannya ini masih menjadi default desktop manager di Rilis 9.04, beberapa fitur baru yang adalah sebagai berikut:

  • Brasero Versi 2.26.0, Dikembangkan oleh Philippe Rouqier dan Luis Medinas ini adalah Aplikasi all in one CD burning. Brasero memiliki antar muka yang lebih sederhana dan mudah dalam penggunaan. Secara default brasero ini digunakan untuk aplikasi burning langsung via file manager (Nautilus di Ubuntu).
  • brasero
  • Penanganan pengaturan multi monitor, dengan update terbaru gnome-display-properties yang dikembangkan oleh Federico Mena Quintero
  • gnome-display-properties

X.Org server 1.6
Rilis terbaru X.Org server, versi 1.6 sudah tersedia untuk Jaunty. Terbaru adalah Mesa 3D DRI, versi 7.4 juga tersedia. Beberapa driver vedo juga sudah tersedia secara bebas dan menjadi bagian dari update rilis terbaru ini.
Driver ATI sekarang menggunakan EXA acceleration method secara default, menghasilkan render dan tampilan yang menunjukkan kualitas chipset ATI. 2D acceleration support tersedia untuk versi yang terbaru R6xx/R7xx family dan 3D support tersedia sampai dengan R5xxx family card. Update -fglrx propietary driver juga tersedia untuk pengguna R6xx/R7xx jika meninginkan dukungan 3D.

Wacom tablet hotplugging
Wacom tablets saat ini akan aktif secara otomatis jika terkoneksi, tidak memerlukan modifikasi lebih xorg.conf lebih lanjut. Konfigurasi tombol mapping secara default belum diatur, namun dapat seting secara manual dengan menambahkan file didalam /etc/hal/fdi/policy/.

Tampilan baru untuk Notification dan Notification preferences
Jaunty menggunakan menu sederhana yang dapat digunakan untuk pengaturan notifikasi, notifikasi akan muncul sebagai popup di desktop sebagai pemberitahuan akan adanya aktivitas yang harus diketahui user.

Boot Performance
Beberapa penyesuaian dilakukan untuk mengoptimasi proses start-up.

Linux kernel 2.6.28
Kernel terbaru untuk Ubuntu 9.04 adalah 2.6.28-11

Dukungan file sistem Ext4
Ubuntu 9.04 mendukung pilihan untuk installasi file sistem ext4. saat ini ext3 masih menjadi default file sistem untuk Jaunty, namun kedepannnya direncanakan akan menggunan ext4 sebagai default fs, melihat juga dari feedback pengguna terhadap file sistem baru ini.
Dukungan Ext4 di GRUB disediakan oleh Colin King, jika anda berkeinginan untuk mengupgrade file system anda ( / ) ; ( /boot ) dari ext2 atau ext3 ke ext4, anda juga harus melakukan installasi grub dengan menjalankan grub-install setelah proses upgrade anda lakukan. Jika anda tidak menjalankan ini, maka GRUB yang ada dalam mesin anda tidak memilikikemampuan untuk membaca kernel dari file sistem ext4 dan anda tidak akan bisa melakukan booting.

Computer Janitor
Aplikasi ini adalah aplikasi untuk memperbaiki masalah yang terjadi di sistem, aplikasi ini mampu mendeteksi paket software yang tidak bisa diremove atau mengalami masalah pada saat installasi atau pada saat penggunaanya. Aplikasi ini dijalankan melalui menu System > Administration > Computer Janitor.

Cloud Computing
teknologi yang tersedia untuk Ubuntu 9.04 edisi server, yang memudahkan anda untuk melakukan cloud computing, yaitu dinamicaly scalable dan beberapa virtualisai resource yang menyediakan servis di internet. Eucalyptus adalah teknologi opensource yang akan tersedia untuk Cloud Computing ini.

Turn Key Mail servers
Paket devecot-postfix di Ubuntu 9.04 memudahkan dalam pembuatan mail server yang memebrikan dukungan SMTP, POP3 dan IMAP dengan TLS dan SASL

sumber: http://ubuntu.com

Popularity: 45% [?]


Monday, 20 April 2009 - 5:57 pm

Cara Setting IP Statis Pada Ubuntu Intrepid Ibex

7
Salah satu bug yang cukup menjengkelkan di Ubuntu Intrepid Ibex adalah permasalahan setting koneksi jaringan statis. Setiap kali kita membuat profile setting jaringan statis, setiap restart pasti akan kembali ke profile Auto Eth0(dhcp).

Ada 2 Solusi untuk masalah ini, dengan teks mode, atau menggunakan grafis.

  1. Cara 1 : Teks mode
    • Buang service Gnome Network Manager agar tidak dijalankan pada saat booting. Jalankan perintah:
      $sudo update-rc.d -f NetworkManager remove
    • Edit secara manual file konfigurasi network anda, dengan menambahkan alamat ip statis, gateway, dan netmask yang digunakan. Jalankan perintah
      $sudo gedit /etc/network/interface
      Masukkan baris seperti dibawah (sesuaikan alamat ip dengan jaringan anda);
      auto lo eth0
      iface lo inet loopback
      iface eth0 inet static
      address xxx.xxx.xxx.xxx(masukkan alamat ip anda)
      netmask xxx.xxx.xxx.xxx
      gateway xxx.xxx.xxx.xxx(masukkan alamat gateway anda)
    • Selanjutnya berikan nameserver dengan mengedit file /etc/resolv.conf. Jalankan perintah
      sudo gedit /etc/resolv.conf
      tambahkan baris;
      nameserver xxx.xxx.xxx.xxx(masukkan ip dns primary anda)
      nameserver xxx.xxx.xxx.xxx(masukkan ip dns secondary anda)
    • Restart service jaringan anda
      sudo /etc/init.d/networking restart
      *Reconfiguring network interfaces… [OK]
  2. Cara 2 : Grafis (Sedikit Tricky)
    • Klik kanan pada icon network di system tray, kemudian pilih ‘edit connections’
      1
    • Pilih profile Auto Eth0, kemudian hapus profile tersebut dengan menekan tombol delete
      2
    • Selanjutnya klik tombol ‘Add‘, buat profile baru dengan nama profile Auto eth0, ingat HARUS Auto eth0 bukan yang lain
      screenshot-editing20auto20eth0

    • Kemudian berikan tanda centang ‘Connect Automatically‘. Selanjutnya berikan mac address yang sesuai pada device eth0 anda
      3
    • Terakhir pada tab ‘ipv4 Settings‘, pilih Method : Manual, dan tambahkan alamat ip anda berikut alamat DNS yang anda gunakan
      5
    • Ketika system anda reboot, system otomatis akan menggunakan profile Auto eth0 yang sebenarnya sudah kita buat ulang menggunakan konfigurasi manual
  3. Untuk cara ini anda tidak perlu menon-aktifkan service Gnome Network Manager seperti pada cara 1 diatas

Sumber dari sini dan disini

Popularity: 62% [?]


Friday, 17 April 2009 - 3:44 pm

Sharing Mouse dan Keyboard Menggunakan Quicksynergy

QuickSynergy adalah antarmuka grafis (GUI) untuk dengan mudah mengkonfigurasi service Synergy, sebuah aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk berbagi mouse dan keyboard antara dua atau lebih komputer tanpa perlu menggunakan eksternal hardware. Synergy menggunakan protokol TCP-IP untuk berbagi sumber daya, bahkan antara komputer dengan sistem operasi yang berbeda, seperti Mac OS, Linux dan Windows.

Instalasi
Langkah-langkahnya sebagai berikut :

  1. Buka aplikasi Synaptic Package Manager dengan meng-klik menu System –> Administrations –> Synaptic Package Manager, dalam daftar paket klik kanan pada paket quicksynergy dan pilih Mark For Installation dan klik tombol Apply;
  2. Atau melalui terminal, dengan mengetikkan perintah berikut :
    $ sudo apt-get install quicksynergy

Cara Penggunaan

  1. Jalankan QuickSynergy dengan meng-klik menu Applications –> Accesories –> QuickSynergy
  2. Pada tampilan QuickSynergy, berikut penjelasan tiap tab-nya :
  1. Share, mengkonfigurasi server. Mouse dan keyboard dari komputer ini akan digunakan. Untuk menambahkan klien baru, isi kolom dengan klien IP / hostname. Menyimpan file, kemudian menjalankan server di Mulai. Untuk berhenti, klik tombol Stop.
  2. Use,mengkonfigurasi sinergy berjalan seperti Client. Cukup masukkan alamat IP / nama host dari server dan klik tombol Start. Sebuah kotak dialog akan hadir dengan pid (id proses) dari syngery2 klien daemon). Untuk menghentikan Client, klik Stop.
  3. Settings, jika pada dialog “Keep synergy running after QuickSynergy closed” diberikan tanda centang, maka service synergy akan tetap jalan walaupun aplikasi QuickSynergy di tutup.

Contoh Kasus

  1. Cek IP komputer yang akan digunakan sebagai server keyboard beserta mouse. Contoh : 192.168.1.4
  2. Cek IP komputer yang akan digunakan sebagai client yang akan menggunakan keyboard dan mouse. Contoh : 192.168.1.3
  3. esquema

  4. Jalankan QuickSynergy pada komputer yang akan server dengan mengisi IP atau Hostname di kotak isian Right pada Tab Share;
  5. screenshot-quicksynergy

  6. Kemudian pada QuickSynergy komputer client, isikan IP atau Hostname di kotak isian pada tab Use;
  7. screenshot-quicksynergy-1

  8. Langkah terakhir ini bersifat optional, klik tanda centang pada “Keep synergy running after QuickSynergy closed” agar service Synergy berjalan background walaupun aplikasi QuickSynergy di tutup.
  9. screenshot-quicksynergy-2

  10. Untuk penggunaannya, pada komputer server geser mouse kearah kanan layar hingga cursor berpindah ke monitor client, setelah itu mouse dan keyboard bisa di gunakan di komputer client tanpa harus berpindah tempat.

panduanubuntu_804_hardy_heronnote

Penulis menggunakan Quicksynergy versi Ubuntu 8.04 Hardy heron, Quicksynergy versi Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex tidak bisa synergy dengan QuickSynergy Ubuntu 8.04 Hardy Heron.

Popularity: 26% [?]