Arsip untuk kategori 'Eksperiment'


Tuesday, 12 January 2010 - 9:32 am

Installasi Ubuntu Kamic Koala di MacBook 5,2

MacBook_34_white_leopard

Jika anda sudah biasa melakukan instalasi Ubuntu Kamic Koala di PC, Notebook, bahkan netbook, maka installasi Ubuntu di MacBook perlu menggunakan cara yang berbeda. Berikut langkah-langkah yang sudah pernah kami coba.

Hasil dari panduan kami ini akan menghasilkan macbook anda berjalan dual-boot antara MacOS dengan Linux Ubuntu. Walaupun panduan kami ini spesifik untuk Ubuntu Kamic Koala 9.10 pada MacBook 5,2, semoga untuk Ubuntu versi kedepannya dan macBook terbaru, tidak terdapat banyak perubahan.

Pertama-tama, anda siapkan dahulu freespace untuk menempatkan partisi Linux-nya. Partisi ini harus disiapkan dahulu dari mac-nya menggunakan BootCamp. Ikuti langkah disana. BootCamp di mac memang menyediakan dualboot untuk Windows, oleh karena itu, nama partisi yang baru akan langsung diberinama Windows dan menggunakan jenis partisi FAT32. Silahkan sesuaikan berapa ukuran space baru yang ingin digunakan. Harap diingat, space yang baru ini juga termasuk untuk digunakan sebagai swap untuk Linux. Setelah selesai, partisi yang baru akan di kenali dengan nama BOOTCAMP di desktop Mac. Apabila partisi berhasil dibentuk, untuk pengaturan partisi selanjutnya akan diatur melalui Linuxnya saja.

Melakukan Installasi rEFIt Boot Loader

  1. rEFit ini lah yan akan membantu dalam melakukan boot ke CD dan untuk proses dualboot kembali ke MacOS. Oleh karena itu, GRUB Bootloader jangan diinstalkan ke MBR;
  2. Silahkan download rEFit terbaru dari http://refit.sourceforge.net/;
  3. Buka file rEFIt-0.13.dmg untuk masuk kedalamnya. Angka pada file rEFIt-0.13.dmg bisa berubah menyesuaikan dengan versi terbaru yang anda ambil;
  4. Klik dua kali pada file paket “rEFIt.mpkg”;
  5. Kemudian ikuti instruksi yang tertampil disana;
  6. Jika semuanya lancar, matikan dahulu MacBook anda. Ya, MacBook memang harus mati shutdown dahulu agar perubahannya kentara, jika anda hanya melakukan reboot, maka perubahannya tidak terasa apa-apa. Matikan dahulu, dan biarkan sebentar untuk beberapa saat;
  7. Installasi rEFIt dikatakan berhasil jika anda menemui menu rEFIt pada saat MacBook dinyalakan.
  8. refitdemo

Melakukan Installasi Linux

  1. Masukkan CD Ubuntu Kamic Koala. Kami sarankan yang versi desktop saja, agar dalam melakukan modifikasi partisi dapat lebih mudah. Selain itu pula, kami belum meriset installasi menggunakan versi alternate. Pada saat MacBook menyala, tekan tombol “d” agak rEFIt dapat mengeluarkan menu boot dari CD;
  2. Harap perhatikan dalam proses memasukkan dan mengeluarkan CD. Karena MacBook tidak menggunakan system tray, maka apabila ingin mengganti CD atau mengeluarkan CD, perlu untuk masuk ke MacOS dulu untuk melakukan eject CD;
  3. Begitu pilihan boot Linux dari CD muncul, anda akan memasuki proses installasi Ubuntu seperti yang biasa anda temui;
  4. Agar proses installasi yang anda lakukan berjalan sesuai dengan kebiasaan anda, silahkan siapkan juga mouse USB agar bisa melakukan klik kanan di lingkunan Ubuntu LiveCD;
  5. Agar booting Linux LiveCD berjalan lancar, perlu ditambahkan opsi boot sebagai berikut “noapic nolapic irqpoll maxcpus=1“. Opsi berikut dapat dituliskan dengan menekan tombol F6 setelah memilih bahasa, lalu tekan ECS, agar anda dapat mengakses pada text-field pada boot option. Apabila ingin mengamati prosesnya dengan mantab, anda bisa menghapus opsi “quiet splash” yang secara default tertulis disana;
  6. Setelah desktop Ubuntu LiveCD dapat menyala secara penuh, silahkan buka gparted dahulu untuk mengatur partisinya. Gparted dapat dibuka dengan perintah “sudo gparted” pada konsole, atau pada menu System->Administration->Gparted;
  7. Dari partisi yang terlihat, partisi FAT32 yang ada dibelakang, adalah partisi yang baru dibuat dengan bootcamp, dan pada partisi itulah, nantinya sistem linux terinstall. Jika anda perhatikan, ada jarak sekitar 129MB antara partisi HFSPlus milik Mac dan partisi FAT32 dari bootcamp. Kami sendiri belum memahami lebih lanjut, apakah jarak antar partisi ini harus ada atau bisa dihilangkan. Pada riset yang kami lakukan, kami tetap mempertahankan jarak antar partisi ini.
  8. Setelah partisi FAT32 yang dibelakang dihapus, maka anda akan mendapatkan satu gelondong partisi kosong. Buatlah partisi baru, boleh dengan EXT4 atau ReiserFS, dengan memberikan jarak di depan sebesar 129MB. Atur ukuran sesuai yang anda inginkan, dan atur seperti bagaimana anda biasa dalam mengalokasikan space pada installasi Ubuntu. Jangan lupa, partisi swap juga jangan sampai terlewat untuk dibuat.
  9. Setelah partisi sudah di apply, silahkan jalankan proses installasi ubuntu seperti biasanya anda menginstall;
  10. Satu lagi langkah yang perlu diingat, setelah selesai mendefiniskan partisi pada proses Installasi, dan pada saat konfirmasi akhir di jendela “Ready to Install“, silahkan tekan tombol Advanced untuk membuka menu installasi GRUB. Nah, dikarenakan MBR sudah berisi rEFIt, maka GRUB diinstall pada partisi system Linux berada. Jika sistem linux anda terletak di /dev/sda3 maka pasanglah GRUB di /dev/sda3;
  11. Setelah installasi selesai, silahkan MacBook di-reboot.

Menyambungkan rEFIt dengan GRUB

  1. Setelah reboot, dan layar menampilkan menu rEFIt, jangan buru-buru langsung boot ke linux, kita perlu menyambungkan dahulu agar GRUB bisa dihubungi oleh rEFIt;
  2. Masuklah pada menu Partition Tool;
  3. rEFIt secara otomatis akan melakukan probing partisi dan menampilkan tabel partisi, dan susunan boot saat sebelumnya, dan tabel partisi yang rencananya baru akan diperbarui oleh rEFIt;
  4. Anda hanya diberi dua pilihan Yes dan No. Tentunya agar tersambung, hanya ada ada pilihan Yes yang bisa ada berikan ke rEFIt.
  5. Setelah itu, matikan dulu beberapa saat, agar perangkat-perangkat pada MacBook dapat clean shutdown, dan siap untuk boot sistem baru. Selain itu pula, silahkan anda menarik nafas dalam-dalam dahulu sebelum kita melakukan konfigurasi GRUB2 di Ubuntu Karmic Koala.

Menambahkan Boot Option pada GRUB2

  1. Saat setelah anda memilih menu di rEFIt, akan muncul menu GRUB2.
  2. Jangan langsung di enter, tapi tekan tombol “e” untuk menambahkan boot option yang ada.
  3. Tambahkan opsi boot sebagai berikut “noapic nolapic irqpoll maxcpus=1“. Apabila ingin mengamati prosesnya dengan mantab, anda bisa menghapus opsi “quiet splash” yang secara default tertulis disana. Setelah itu tekan CTRL+X untuk boot dengan opsi tersebut.
  4. Setelah gdm Ubuntu sudah tertampil penuh, ada baiknya kita perbaiki dahulu GRUB agar proses restart berikutnya tidak merepotkan.
  5. Silahkan buka konsole, dan ketikkan “sudo nano /etc/default/grub“. Kemudian pada bagian GRUB_CMDLINE_LINUX=”" ubah menjadi GRUB_CMDLINE_LINUX=”noapic nolapic irqpoll maxcpus=1″.
  6. Setelah itu jalankan perintah “sudo update-grub”
  7. Untuk memastikan grub sudah terset dengan benar, anda dapat mereboot MacBook anda, atau dapat langsung meneruskan ke konfigurasi selanjutnya.

Menentukan repositori

Sudah hal yang wajar, jika anda setelah menginstall Ubuntu untuk mengganti repository software ke arah penyedia repository yang lebih anda minati. Misalkan saja ke http://repo.ugm.ac.id/ubuntu/. Hal ini perlu dipersiapkan terlebih dahulu mengingat beberapa konfigurasi memerlukan paket yang diinstall melalui repository.

Konfigurasi driver vga

VGA di MacBook menggunakan chipset keluaran NVIDIA, beruntunglah pada versi karmic, anda tidak perlu repot-repot harus mengunduh dari web NVIDIA, tpai cukup memberikan persetujuan untuk menginstall driver dai NVIDIA. Caranya adalah masuk ke menu System -> Administration -> Hardware Driver lalu aktifkan driver untuk NVIDIA. Tunggu beberapa saat, biarkan ubuntu menginstallkan sendiri untuk driver NVIDIA. Setelah selesai, silahkan melakukan reboot jika ingin melihat hasilnya, atau meneruskan ke langkah konfigurasi selanjutnya.
Dengan terinstallnya dirver VGA NVIDIA, maka Efek Compiz dapat berjalan, TwinView untuk presentasi, dan logo Apple di cover MacBook dapat menyala.

Konfigurasi Wireless LAN

Wireless LAN di MacBook menggunakan chipset Broadcom, caranya kurang lebih sama dengan installasi driver NVIDIA, jadi silahkan menuju ke System -> Administration -> Hardware Driver, kemudian berikan persetujuan installasinya. Setelah selesai, silahkan melakukan reboot jika ingin melihat hasilnya, atau meneruskan ke langkah konfigurasi selanjutnya. Dengan terinstallnya Driver Wireless, maka wireless lan akan menyala secara otomatis dan siap untuk digunakan.

Konfigurasi Suara

Untuk mengaktifkannya, install paket linux-backports-modules-alsa-karmic-generic. Setelah terinstall, lalu edit file alsa-base.conf yang terletak di /etc/modprobe.d/alsa-base.conf. Pada baris yang terdapat ‘options snd-hda-intel‘ tambahkan ‘model=mb31‘. Setelah itu reboot, agar perubahan bisa berpengaruh.

Konfigurasi Kamera/WebCam

Pada dasarnya, kamera pada macbook bisa langsung bekerja. Kendala yang ada itu karena pada Karmic, secara default tidak tersedia firmware dari kamera tersebut. Jika sistem MacOS anda masih terinstall atau dual-boot, maka anda dapat dengan mudah untuk mengambil firmware kamera yang tersimpan dalam partisi di system MacOS. Di MacOS, firmware kamera tersimpan di /System/Library/Extensions/IOUSBFamily.kext/Contents/PlugIns/AppleUSBVideoSupport.kext/Contents/MacOS/AppleUSBVideoSupport, apabila MacBook terlanjut terinstall Ubuntu secara tunggal, maka anda dapat mengambilnya dari MacOS yang lain dan menyimpannya kedalam flash disk.
Jika sistem MacOS masih terinstall, silakan sistem MacOS di mount terlebih dahulu.

sudo mkdir /media/MacOS

sudo mount -v -t hfsplus /dev/sda2 /media/MacOS

Secara umum, MacOS akan terinstall di /dev/sda2, apabila MacOS pernah tercustomisasi, mungkin akan terinstall di urutan partisi yang lain. Kemudian install paket isight-firmware-tools, pada proses installasi, anda akan ditanyai path ke arah firmware kamera tersebut. Masukkan /media/MacOS/System/Library/Ext…. Apabila anda salah dalam memasukkan path-nya, maka paket isight-firmware-tools harus diinstall ulang dengan purge, agar path dapat kembali dimasukkan.

$ sudo apt-get purge isight-firmware-tools

$ sudo apt-get install isight-firmware-tools

Untuk melihat apakah firmware sudah terpasang, silahkan cek dengan perintah ;

$ ls -l /lib/firmware/isight.fw

kemudian install paket cheese untuk dapat memanfaatkan camera yang ada. Jika firmware kamera beres terinstall, maka begitu anda membuka aplikasi cheese, wajah anda akan langsung terpampang disana.

Trackpad

Trackpad MacBook di Ubuntu jadi terasa agak aneh. Tiap-tiap MacBook akan menghasilkan keanehan yang berbeda-beda, yang pada intinya trackpad itu tidak bekerja sebagaimana wajarnya saat di MacOS, tapi ini juga bukan berarti trackpad MacBook tidak bekerja sama sekali. Hal ini dapat diperbaiki dengan masuk ke System ->Preferences ->Mouse lalu ubah kecepatan dan akselerasinya sesuai yang anda inginkan.

Suspen dan Hibernate

Suspend masih ada sedikit bermasalah, yaitu apabila kabel power dilepas, maka sistem Ubuntu akan menganggapnya mesin mati. Hal ini diperbaiki dengan memanggil gconf-editor, lalu masuk ke bagian apps->gnome-power-manager->actions, kemudian hilangkan tanda centhang pada pilihan “event_when_closed_battery

Keyboard

Untuk tombol seperti pengatur suara, tombol play, dan eject dapat bekerja dengan baik, tapi untuk tombol brightness belum.
Apabila anda ingin menekan tombol F1, F2, F7 dan sebagainya, misalkan anda ingin masuk ke bagian CLI-nya Ubuntu, jika pada komputer biasa anda menekan, CTRL+ALT+F1, jika pada MacBook, maka tombol yang anda tekan menjadi OPTION+CONTROL+FN+F1. Tombol kombinasnya jadi bertambah satu.

Demikian konfigurasi yang perlu dilakukan agar MacBook anda nyaman dalam menjalankan Ubuntu. Jelas, masih banyak fungsi-fungsi lain yang berfungsi aneh di MacBook, tapi karena keterbatasan kami dalam melakukan konfigurasi dan kebutuhan saat itu, maka jika ada yang menemukannya, silahkan berbagi degnan kami.

Selamat mencoba.

Percobaan ini di ambil dengan referensi dari http://fosswire.com dan https://help.ubuntu.com.


Monday, 26 October 2009 - 12:24 pm

Fitur yang tidak berjalan di UGOSTools

UGOSTools untuk distro Ubuntu Hardy, Intrepid, dan Jaunty ada beberapa fitur yang tidak berjalan untuk saat ini antara lain :

  1. Upgrade OpenOffice.org versi terbaru menggunakan repository;
  2. Upgrade pidgin versi terbaru.

Keterangan dan Solusi ;

  1. Untuk fitur yang pertama, alasan tidak bisa bekerjanya UGOSTool karena pihak developer menghapus repository OpenOffice.org 3.1.0 untuk Hardy dan intrepid. Sedangkan OpenOffice.org 3.1.1 hanya tersedia untuk Ubuntu Jaunty, sumber bisa di baca di sini. Solusinya install manual OpenOffice.org versi deb, panduan bisa di baca di sini;
  2. Fitur yang kedua, repo lokal dalam tahap maintenance untuk menggunakan repo luar tambahkan list ini pada source.list anda dan lakukan upgrade;
  3. deb http://ppa.launchpad.net/pidgin-developers/ppa/ubuntu intrepid main

Semoga bermanfaat..


Tuesday, 20 October 2009 - 10:24 am

Trouble Shooting Sound ATI di HP Compaq CQ40 – 401 di Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope

Semua driver Compaq Presario CQ40-401 hampir semuanya sudah kompatibel dengan Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope. Namun untuk dukungan suara sedikit bermasalah dan membutuhkan beberapa konfigurasi untuk bisa bekerja.
Untuk mengatasinya, ikuti langkah-langkah berikut :

  1. Jalankan aplikasi terminal pada menu Applications -> Accesories -> Terminal;
  2. $ sudo gedit /etc/modprobe.d/alsa-base.conf

  3. Pada baris akhir alsa-base.conf tambahkan baris-baris berikut ini;
  4. alias snd-card-0 snd-hda-intel
    alias sound-slot-0 snd-hda-intel
    options snd-hda-intel model=dell-m4-1
    options snd-hda-intel enable_msi=1

  5. Selanjutnya buka System -> Preferences -> Sound Pilih semua settingan ke ALSA lalu klik OK;
  6. ubuntu-910

  7. Kembali lagi ke terminal dan edit file /etc/group dengan perintah berikut;
  8. $ sudo gedit /etc/group

    audio:x:29:pulse

    Menjadi

    audio:x:29:[user_login],pulse

    contoh

    audio:x:29:ugos,pulse

  9. Setelah selesai save file di atas kemudian restart Ubuntu Anda,  jika pada saat memasuki welcome screen mengeluarkan suara berarti konfigurasi anda berhasil, jika belum berhasil coba cek satu persatu file yang tadi anda rubah samakan dengan settingan di atas.

Semoga berhasil!!

Referensi :
http://pasteku.com/zol


Tuesday, 29 September 2009 - 12:01 pm

SMS Gratis Menggunakan Pidgin Internet Messenger

Pidgin Internet Messenger terbaru versi 2.6.1 mempunyai fitur untuk melakukan sms menggunakan protokol Yahoo.  Sebenarnya ini merupakan fitur Yahoo Messenger yang sudah lama ada, namun penulis membahas bagaimana caranya jika  menggunakan Pidgin sebagai aplikasi pengirim pesannya. Untuk mengetahui bagaimana caranya ikuti langkah-langkahnya sebagai berikut  :

  1. Pastikan pidgin Anda versi minimal Pidgin 2.6.1, klik pada menu Help -> About;
  2. Screenshot-About Pidgin

  3. Bagi Anda yang masih menggunakan pidgin versi lama, langkah upgradenya bisa di baca di sini. Atau cara mudahnya menggunakan UGOS Tool, panduannya bisa di baca di sini;
  4. Jangan lupa login menggunakan account Yahoo Anda,  buat percakapan baru dengan  meng-klik menu Buddies -> New Instan Message… Kemudian ketikkan nomor HP teman atau saudara Anda, dengan di awali kode negara contoh : +628562581243
  5. InstantMessage

  6. Nah selanjutnya pada kotak dialog conversation mulailah mengetikkan pesan, kemudian tekan enter.
  7. sms-pidgin

Catatan :
Tidak semua operator bisa menggunakan layanan ini, penulis menggunakan nomor Indosat untuk melakukan pengetesan. Sms dibatasi hanya bisa mengirim pesan sebanyak 3 kali sms ke nomor yang sama. Setelah itu Anda tidak  bisa kirim pesan lagi, kecuali si penerima membalas pesan sms Anda (biaya sms : Rp.500).

Selamat Mencoba!!


Wednesday, 16 September 2009 - 11:58 am

Release UGOSTools versi 0.2.2 untuk pengguna Ubuntu

Screenshot-UGOS tool versi 0.2.2
UGOS Tools merupakan script customisasi yang digunakan untuk customisasi ubuntu, karena pada instalasi standar distro Ubuntu ada beberapa aplikasi yang sering kita gunakan dan belum tersedia secara default, oleh karena itu kita perlu menginstallnya secara manual, akan tetapi dengan menggunakan script ini anda akan dibantu untuk melakukanya dengan hanya beberapa langkah mudah dan Linux anda sudah siap digunakan dan disesuaikan dengan kebutuhan anda.
Paket tools ini bisa di download di sini. Sedangkan untuk panduan penggunaan bisa di baca di sini.

Pada UGOStool terdapat beberapa menu pilihan customasi dengan keterangan sebagai berikut :

  • Source List, menu ini akan merubah source list Ubuntu anda ke repositori UGM (repo.ugm.ac.id);
  • Core Fonts, menu ini akan membantu anda menginstall paket Corefont (font-font MS Windows) seperti Times New Roman, Arial,  ComicSans dan lain-lain;
  • OpenOffice, menu ini akan mengupgrade OpenOffice.org anda ke versi terbaru yaitu OpenOffice.org 3.1;
  • Archives, menu ini akan menginstall aplikasi kompresi RAR dan ZIP;
  • Multimedia, menu ini akan membantu menginstal Audacious MP3 Player beserta codec-codec multimedia;
  • RealPlayer, menu ini akan menginstall paket aplikasi RealPlayer 10 beserta pluginnya;
  • K3b, menu ini akan membantu menginstall paket aplikasi K3b (CD/DVD burning);
  • Plugin Firefox, menu ini akan membantu anda menginstall plugin Flash Player 10 untuk browser Firefox dan Opera;
  • Opera, menu ini akan membantu anda menginstall paket aplikasi Opera Browser;
  • Pidgin, menu ini akan membantu anda mengupgrade aplikasi Pidgin Internet Messenger versi terbaru;
  • Blender, menu ini akan menginstall aplikasi Blender (3D modelling);
  • Inkscape, menu ini akan menginstall paket aplikasi Inkscape (vector ilustrator);
  • Scribus, menu ini akan menginstall aplikasi Scribus (desktop publishing);
  • Wine, menu ini akan menginstall aplikasi Wine (emulator untuk menjalankan aplikasi Windows di lingkungan linux);
  • Samba, aplikasi ini akan menginstall paket aplikasi Samba (multi platform file & pinter sharing);
  • Optimasi, menu ini akan melakukan optimasi di sistem anda dengan menon aktifkan service-service yang tidak diperlukan;
  • Lain-lain, menu ini akan membantu anda menginstall paket-paket tambahan seperti dukungan baca tulis untuk file sistem NTFS, aplikasi pembaca file chm, aplikasi pembaca PPT viewer, system profile and benchmark, dan lain-lain;
  • Driver Printer, menu ini akan membantu anda menginstall driver printer HP Laserjet 1020 dan HP Laserjet P1006;
  • Remove Paket, menu ini untuk optimasi sistem dengan membuang paket-paket non functional;
  • Desktop, menu ini akan merubah tampilan Ubuntu anda dengan mengganti wallpaper, usplash, grub-splash, GDM dan lain-lain menjadi Desktop UGOS.

Bug :
Untuk laporan bug paket UGOSTools, silahkan berkontribusi dengan melaporkan bug melalui email ke : ugos@ugm.ac.id.

Changelog :

Informasi mengenai perubahan paket beserta data teknis bisa dilihat di sini.


Monday, 6 July 2009 - 4:30 pm

Solusi “cannot mount volume” untuk partisi ntfs di Linux Ubuntu

screenshot-gnome-mount-728188

Bagi pengguna sistem operasi Windows yang menggunakan format partisi bertipe NTFS, masalah ini sering terjadi ketika sebagian pengguna mencabut drive hardisk eksternal secara langsung dari Windows tanpa melakukan pilihan “safe removable disk”. Ketika anda secara langsung melepas hardisk dari Windows, maka NTFS log tidak akan menandai nya sebagai unused. Yang terjadi adalah ketika hardisk eksternal tersebut di koneksikan dengan menggunakan Linux, pesan error di atas yang akan tertampil pada layar. Salah satu cara adalah melakukan force mount secara manual, pilihan yang lain adalah dengan menggunakan tool yang disebut ntfsfix dimana anda dapat gunakan untuk melakukan pengesetan pada file log NTFS sebagai unused. Untuk mengatasi hal tersebut, berikut tips dan triknya :

  1. Install paket aplikasi ntfsprogs melalui synaptic package manager, atau install via konsole ;
  2. $ sudo apt-install ntfsprogs

  3. Tentukan partisi NTFS yang akan dibersihkan log-nya agar bisa mounting dengan mengetik perintah dibawah ini pada konsole ;
  4. $ sudo fdisk -l
    Disk /dev/sdb: 160.0 GB, 160041885696 bytes
    255 heads, 63 sectors/track, 19457 cylinders
    Units = cylinders of 16065 * 512 = 8225280 bytes
    Disk identifier: 0×44fdfe06

    Device Boot Start End Blocks Id System
    /dev/sdb1 1 257 2064321 7 HPFS/NTFS
    /dev/sdb2 258 19457 154224000 83 Linux

  5. Kemudian untuk mengetahui partisi mana NTFS-nya, pada konsole ketik perintah berikut : (contoh pada partisi /dev/sdb1)
  6. $ sudo ntfsfix /dev/sdb1

  7. Setelah log NTFS bersihkan, lakukan mounting ulang dengan men-double klik pada drive NTFS;

Semoga bermanfaat.


Wednesday, 24 June 2009 - 5:01 pm

Solusi masalah koneksi Yahoo di Pidgin Internet Messenger

Beberapa hari ini Yahoo Messenger sulit di akses atau digunakan jika menggunakan Pidgin, Adium, ataupun Yahoo messenger versi 8 kebawah, setelah ditelusuri terdapat pernyataan resmi dalam blog Yahoo yang tertulis sebagai berikut :

In an effort to provide the best experience for our users and maintain high security standards, we will officially retire Yahoo! Messenger versions 6.0 through 7.5 in August, 2009. This means that if you are currently using a version of Yahoo! Messenger that is below 8.0, you will no longer be able to sign in and use it after the retirement date in August.

Beberapa solusi yang ditawarkan sebagai berikut :

  1. Bagi pengguna Yahoo Messenger 8 kebawah, upgrade dengan menginstall versi Yahoo Messenger terbaru yaitu versi 9;
  2. Bagi Pengguna Pidgin Internet Messenger upgrade Pidgin dengan menginstall Pidgin Internet Messenger versi terbaru yaitu 2.5.7 yang bisa di download sini, atau;
  3. Pada pidgin lakukan perubahan pager server dengan cara klik menu “Accounts” -> “Manage Accounts” -> pilih username -> Klik “Modify” -> Pilih tab “Advanced“;
  4. screenshot-accounts
    pidign-manage

  5. Pada Page server isikan salah satu vaariable di bawah ini:
  6. screenshot-modify-account

    1. cn.scs.msg.yahoo.com
    2. cs101.msg.mud.yahoo.com
    3. 66.163.181.189
    4. 66.163.181.106

  7. Kemudian klik tombol “Save“;
  8. Selanjutnya aktifkan account yang sudah dirubah tadi.

Sumber :
1. pidgin yahoo
2. akhirnya pidgin login ke yahoo
3. pidgin tidak bisa login yahoo messenger
4. we retiring versions 60 to 75


Simpler Computing - Wordpress Plugins - Help Desk Plugin
Simpler Computing - Wordpress Plugins - Help Desk Plugin